Polemik Politik

ACP Tidak Membicarakan Mengenai Papua Barat Selama Pertemuan di Brussel, Belgia

Oleh :  Choirul Fuadi )*
Mengenai pemberitaan tentang pertemua ACP di Brussel, Belgia (3-4 Mei 2017) yang mendiskusikan Papua Barat selama pertemuan, Sekretariat ACP telah membantah pemberitaan yang dilakukan oleh Pasifik dengan mengucapkan “mengenai isu papua “tidak termasuk” dalam agenda meeting” seperti dikutip dari radionz.co.nz.
Keduataan besara Indonesia di Selandia Baru juga telah mengkonfirmasi dan menyangkal pernyataan menteri Negara Vanuatu yang menyatakan bahwa Afrika dan Negara karibiean mendukung terhadap pembentukan/kemerdekaan Negara papua.
Dalam sebuah pernyaatan yang dikeluarkan oleh keduataan besar Indonesia di Selandia Baru, “Pernyataan yang dikeluarkan oleh tokoh Politik Vanuatu bahwa Negara Afrika mendukung kemerdekaan Papua adalah Bohong,”.
Africa Caribbean Pacific Group of States (ACP) selama pertemuan telah menghasilkan 3 keputusan dan 4 resolusi. 3 keputusan yakni 1) Review perjanjian Georgetown, 2) Perjanjian Post-Cotonou, and 3) Kondisi Humanitarian di Haiti.
Sementara itu, 4 resolusi yang dihasilkan adalah sebagai beriktu; 1) ACP Agricultural Commodity Trade And Sector Development (ACP dalam bidang perdagangan komoditas pertanian dan perkembanganya), 2) ACP-EU Economic Partnership Agreements (EPAs), 3) Support For ACP Member States On The Upcoming UN-WTO and WHO Elections for the Post of Secretary General And Director General, and 4) Economic, Commercial And Financial Blockade Against Cuba.
Berdasar point keputusan dan resolusi, tidak ada satupun poin yang membahas mengenai Papua barat. Pertemuan seperti yang terdapat dalam pers release di website ACP hanya menyebutkan mengenai keputusan dan resolusi yang telah disebutkan diatas tadi.
Sebagai informasi, progress yang signifikan telah dibuat oleh pemerintah Indonesia dalam tahun belakangan ini dalam lingkup HAM dan Kemajuan di Papua. Baru – baru ini, Presiden Indonesia, Joko Widodo mengunjungi Papua, Rabu (10/5). Salah satu tujuan kunjunganya yakni meninjau mengenai pembangunan jalan trans papua.
Masalah di Papua dalam hubungan internal antara Pemerintah Indonesia dan Papua. Selamanya, Pemerintah Indonesia akan selalu memperhatikan perkembangan Papua.

 

)* Penulis adalah peneliti di LPKN

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close