Polemik Politik

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Indonesia Meningkat

Oleh : Quratul Aini )*

Jumlah orang yang sembuh Covid-19 terus meningkat. Hal ini menjadi kabar menggembirakan dan membawa harapan positif dalam upaya penanganan pandemi Covid-19.

Pernahkah Anda menghitung berapa lama kita mengalami pandemi Covid-19? Selama lebih dari 12 bulan rasanya seperti mimpi buruk. Namun kita tetap harus optimis karena tiap penyakit pasti ada obatnya dan badai akan segera berlalu. Pemerintah terus membuat berbagai gebrakan untuk menangani Corona dan menyelamatkan nyawa tiap WNI.

Program-program yang dibuat oleh pemerintah dalam menangani Corona akhirnya berbuah manis. Menurut data Worldmeters, per 13 Juli 2021 ada penambahan 34.754 pasien yang sembuh dalam sehari. Ini adalah kabar yang sangat baik, karena mencetak rekor sebagai peringkat ketiga angka kesembuhan di seluruh dunia, setelah Brazil dan India.

Menurut data dari Tim Satgas Covid-19, pertambahan jumlah pasien Corona yang sembuh, yang tertinggi, rekornya dipegang oleh provinsi DKI Jakarta. Da 6.597 pasien sembuh per harinya. Sementara yang kedua adalah provinsi Jawa Barat, yakni 1.666 pasien yang sudah bebas Corona.

Jika angka ini bertahan, bahkan bertambah, maka kita optimis akan mengatasi pandemi lebih cepat. Pemerintah, para nakes, Tim Satgas Covid-19 dan petugas lain berkerja keras agar jumlah pasien yang sembuh makin meningkat. Kita semua ingin sehat dan bebas dari cengkraman Corona secepatnya, dan kembali beraktivitas seperti biasa seperti saat sebelum dihantam oleh pandemi.

Penambahan jumlah pasien Corona yang sembuh dalam sehari adalah hasil dari berbagai program, di antaranya penggratisan obat, vitamin, dan konsultasi online bagi para pasien Covid yang sedang isolasi mandiri. Ada 300.000 paket obat yang diberikan kepada mereka.

Pemerintah sadar bahwa tak semua pasien yang isolasi mandiri mampu untuk membeli obat sendiri. Oleh sebab itu, bantuan dari pemerintah sangat berharga dan membuat mereka lekas sehat. Apalagi jika yang sedang isolasi kekurangan biaya atau tidak mendapatkan pertolongan medis. Konsultasi online akan sangat membantu mereka karena bisa mendapatkan advis dari dokter yang terpercaya.

Selain itu, pemerintah juga membuat program PPKM darurat yang benar-benar memperketat mobilitas warga dan tidak boleh ada yang melintasi batasan antar kota/kabupaten dan provinsi. Bahkan jalan tol pun disekat dan dijaga ketat oleh aparat. Kecuali bagi mereka yang urgent misalnya tenaga medis atau ingin menjenguk orang tuanya yang nyaris meninggal.

PPKM darurat yang akan berlangsung sampai tanggal 20 Juli 2021, diberlakukan dengan sangat ketat dan tidak ada yang berani melanggar penyekatan. Warga juga bertindak tertib dengan berada di rumah saja, walau masih liburan sekolah. Mereka sadar bahwa semua ini demi keselamatan warga, karena mobilitas massal bisa menaikkan jumlah pasien Corona.

Program lain yang mensukseskan naiknya jumlah pasien Corona adalah penggratisan biaya pasien yang dirawat di RS, dengan catatan mereka memiliki kartu BPJS. Semua biaya akan dibayar oleh pemerintah. Mengingat harga obat dan kamar sangat tinggi, maka penggratisan ini sangat disyukuri, karena para pasien tinggal fokus untuk menyembuhkan diri.

Kenaikan jumlah pasien Corona yang sembuh sangat menggembirakan karena kita memiliki harapan yang kuat untuk mengakhiri masa pandemi secepatnya. Ketika banyak yang sembuh maka diharap tidak akan ada penularan virus Covid-19 lagi, karena semua orang siaga untuk meningkatkan imunitasnya masing-masing. Semoga pandemi akan lekas berakhir dan kita bisa beraktivitas dengan bebas seperti biasa.

)* Penulis adalah warganet tinggal di Pekanbaru

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button