Polemik Politik
-
Peradilan Militer Tunjukkan Sikap Tegas dan Transparan dalam KasusPenyiraman
Oleh: Raka Bintang Prasetyo Komitmen penegakan hukum yang tegas dan transparan kembali menjadi sorotan publiksetelah mencuatnya kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, AndrieYunus. Kasus ini kini ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum, termasuk peradilanmiliter yang menunjukkan keseriusannya dalam mengusut tuntas perkara tersebut tanpapandang bulu. Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa supremasi hukum tetap menjadifondasi utama dalam menjaga rasa keadilan di tengah masyarakat. Presiden Prabowo Subianto secara langsung menegaskan bahwa kasus ini tidak bolehberhenti pada pelaku lapangan semata. Ia meminta agar proses hukum menelusuri hingga kepihak yang diduga menjadi aktor di balik kejadian tersebut. Sikap ini menunjukkan bahwanegara tidak memberikan ruang bagi impunitas dalam bentuk apa pun. Presiden juga menilaibahwa tindakan penyiraman air keras merupakan kejahatan serius yang dampaknya tidakhanya melukai korban secara fisik, tetapi juga menciptakan rasa takut di tengah masyarakatluas. Pernyataan Presiden tersebut memperlihatkan posisi tegas pemerintah dalam memastikanbahwa setiap pelanggaran hukum, terlebih yang bersifat brutal, harus ditangani secaramenyeluruh dan tanpa kompromi. Penegakan hukum yang konsisten menjadi kunci pentingdalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara, terutama ketika kasus yang terjadi melibatkan dugaan pelaku dari unsur aparat. Dalam perkembangan penyidikan, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Aulia DwiNasrullah menyampaikan bahwa empat orang yang diduga terlibat telah resmi ditetapkansebagai tersangka. Mereka kini menjalani penahanan di instalasi tahanan militer denganpengamanan maksimum sejak 18 Maret 2026. Pasal yang dikenakan kepada para tersangkaberkaitan dengan tindak penganiayaan berat, dan proses hukum terus berjalan sesuai denganketentuan yang berlaku. Upaya penyidik untuk meminta keterangan dari korban juga telah dilakukan. Namun, kondisikesehatan Andrie Yunus sempat menjadi kendala sehingga pemeriksaan belum dapatdilaksanakan secara langsung. Dalam situasi tersebut, koordinasi dilakukan dengan LembagaPerlindungan Saksi dan Korban yang telah memberikan perlindungan kepada korban. Hal inimenunjukkan bahwa perlindungan terhadap korban tetap menjadi prioritas dalam proses hukum yang berjalan. Kasus ini juga menjadi perhatian karena melibatkan prajurit aktif. Empat anggota yang bertugas di Denma BAIS TNI diduga kuat terlibat dalam insiden yang terjadi di kawasanSenen, Jakarta Pusat, setelah korban menyelesaikan aktivitasnya di kantor YLBHI. Seluruhtersangka kini telah diamankan di Pusat Polisi Militer TNI untuk menjalani proses hukumlebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan militer. Kondisi korban sendiri dilaporkan cukup serius, dengan luka bakar sekitar 20 persen padatubuh serta trauma kimia pada mata kanan dengan tingkat keparahan tinggi. Situasi inisemakin menegaskan pentingnya penanganan kasus secara cepat, tepat, dan berkeadilan, mengingat dampak yang ditimbulkan tidak hanya bersifat fisik tetapi juga psikologis. Sebagai bentuk tanggung jawab institusional, Kepala Badan Intelijen Strategis TNI LetjenYudi Abdimantyo telah menyerahkan jabatannya. Langkah ini dipandang sebagai bagian dariupaya menjaga kredibilitas dan integritas lembaga di tengah sorotan publik. Meski belumdijelaskan lebih lanjut mengenai status pemberhentian maupun penggantinya, keputusantersebut menunjukkan adanya kesadaran akan pentingnya akuntabilitas dalam institusinegara. Dukungan juga datang dari legislatif. Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilaibahwa penanganan kasus ini harus dilakukan secara serius karena berkaitan dengan nilaidemokrasi dan hak asasi manusia. Pandangan ini memperkuat pentingnya proses hukum yang transparan dan akuntabel, serta menunjukkan adanya sinergi antar lembaga negara dalammengawal jalannya penegakan hukum.…
Read More » -
Sinergi Akademisi dan Aparat Perkuat Pengawalan PSN Papua agar Tepat Sasaran
Papua – Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor yang semakin solid. Pemerintah Provinsi…
Read More » -
Sinergi Nasional Perkuat PSN untuk Kesejahteraan Papua
Papua – Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah Papua sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan dan…
Read More » -
Papua Maju Melalui Proyek Strategis Nasional sebagai Pilar Kesejahteraan dan Persatuan
Oleh: Yohanis Wenda* Pembangunan di Tanah Papua saat ini menunjukkan arah yang semakin jelas, terukur, dan penuh harapan melalui pelaksanaan…
Read More » -
Kolaborasi Strategis Perkuat PSN Papua untuk Kesejahteraan Berkelanjutan
Oleh : Yohanes Wandikbo )* Upaya percepatan pembangunan di Papua melalui Program Strategis Nasional (PSN) menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam…
Read More » -
Pinjaman Bunga Rendah Koperasi Merah Putih Dorong Usaha Masyarakat
Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan peran koperasi. Pada 2026, implementasi program…
Read More » -
Koperasi Merah Putih Hadirkan Pinjaman Bunga Rendah untuk Masyarakat
Jakarta – Pemerintah terus berupaya memperkuat akses pembiayaan yang adil dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi maraknya praktik pinjaman…
Read More » -
Koperasi Merah Putih Perluas Akses Kredit Terjangkau bagi Masyarakat
Oleh :Ramadhani Putri Penguatan ekonomi kerakyatan kembali menemukan momentumnya melalui kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dirancang sebagai instrumen strategis…
Read More » -
Koperasi Merah Putih: Modal Murah, Harapan Besar Rakyat
Oleh : Ricky Rinaldi Koperasi sejak lama dipandang sebagai sokoguru perekonomian nasional. Di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompetitif, peran…
Read More » -
Pemerintah Perkuat JKP dan Pelatihan Kerja untuk Lindungi Buruh
Jakarta — Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan perlindungan dan pemberdayaan tenaga kerja melalui optimalisasi layanan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)…
Read More »