Warta Strategis

Jokowi: Tidak Ada Daerah yang Dianaktirikan, Semuanya Anak Kandung Ibu Pertiwi

Jakarta, LSISI.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) terus menunjukkan komitmennya mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh pelosok Tanah Air. Bahkan dalam tiga tahun terakhir, pembangunan Indonesia sentris itu gencar dilakukan mulai dari daerah-daerah perbatasan hingga daerah-daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) di Tanah Air.

Presiden Jokowi mengatakan, pembanguan dilakukan sesuai dengan amanah Nawacita untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju melalui pembangunan Indonesia sentris. Hal itu disampaikannya saat menghadiri rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Tahun 2018, di Auditorium Tilangga, Kabupaten Rote, Nusa Tenggara Timur, Senin 8 Januari 2018.

“Bukan hanya membangun Jawa, membangun Sumatera, tapi membangun seluruh pelosok Tanah Air dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,” kata Jokowi dari keterangan resmi Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin‎, Selasa (9/1/2018).

Tak hanya dalam pembangunan, Kepala Negara juga tak tebang pilih dalam melakukan kunjungan kerja. Daerah-daerah 3T pun tak luput dari tujuan kunjungan kerjanya selama tiga tahun jalannya pemerintahan.

“Tidak ada daerah yang dilupakan, tidak ada daerah yang dikesampingkan. Tidak ada daerah yang dianaktirikan, semuanya anak kandung Ibu Pertiwi,” ucapnya.

Dalam kunjungan kali ini, Jokowi menjadi Presiden RI pertama yang menginjakkan kakinya di Pulau Rote. “Dengan menginjakan kaki di Pulau Rote, saya sudah lengkap melihat Indonesia dari ujung ke ujung,” ungkapnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menegaskan kedaulatan yang telah dijalankan pemerintahan, mulai dari program BBM satu harga di seluruh Indonesia, pemberantasan illegal fishing, pengembalian Blok Mahakam, hingga perundingan dengan PT Freeport yang masih berjalan. “Yang di Freeport baru diurus, kalau sudah rampung akan saya beri tahu. Alot banget sudah tiga tahun. Enggak apa alot asal enggak kalah,” urainya.

Ia meyakini, dengan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki, Indonesia akan menjadi negara maju, adil, dan sejahtera. Sebab itu, Jokowi pun menyambut baik Rakornas Bara JP Tahun 2018 yang diharapkan dapat menghasilkan perubahan bagi Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Saya yakin Relawan Bara-JP akan menjadi pelopor dari jalan perubahan menuju Indonesia sebagai negara maju,” kata Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya.

Sumber : Okezone

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close