Polemik Politik

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Jalan Menuju Ekonomi Rakyat yang Berdaya

Oleh : Rivka Mayangsari*)

Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kemandirian ekonomi nasional dari akar rumput melalui penguatan Program Koperasi Desa Merah Putih. Inisiatif ini diproyeksikan menjadi tulang punggung penggerak ekonomi rakyat berbasis desa, sekaligus instrumen strategis untuk menyerap produk lokal dan UMKM secara berkelanjutan hingga 2026. Di tengah tantangan ketimpangan ekonomi dan fluktuasi global, koperasi desa hadir sebagai solusi konkret yang menempatkan masyarakat desa sebagai subjek utama pembangunan.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa koperasi desa memegang peran strategis dalam membangun ekonomi rakyat yang adil dan berkelanjutan. Menurut Presiden, kebangkitan ekonomi nasional tidak bisa hanya bertumpu pada pusat-pusat pertumbuhan di perkotaan, melainkan harus dimulai dari desa. Desa, dengan segala potensi sumber daya alam dan manusianya, merupakan fondasi utama kekuatan ekonomi bangsa. Melalui koperasi yang terorganisasi dan profesional, potensi tersebut dapat diolah menjadi nilai tambah yang dinikmati langsung oleh masyarakat.

Presiden Prabowo menekankan bahwa Koperasi Desa Merah Putih dirancang untuk memperkuat rantai produksi dan distribusi berbasis lokal. Selama ini, desa kerap diposisikan hanya sebagai pemasok bahan mentah, sementara nilai tambah dinikmati oleh pihak lain. Dengan hadirnya koperasi desa, pola tersebut diubah secara mendasar. Desa tidak lagi sekadar penyuplai, tetapi bertransformasi menjadi pusat aktivitas ekonomi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

Sejalan dengan arahan Presiden, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau Kopdes Merah Putih akan menjadi ekosistem ekonomi baru di tingkat lokal. Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai lembaga usaha, tetapi juga sebagai etalase produk unggulan desa dan kelurahan. Melalui koperasi ini, berbagai produk berbasis potensi lokal dapat dipasarkan secara lebih luas, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Ferry Juliantono menjelaskan bahwa seluruh potensi ekonomi desa, mulai dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, kerajinan, hingga kuliner, akan diintegrasikan dalam Kopdes Merah Putih. Pengelolaan dilakukan secara profesional dengan prinsip koperasi modern, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi anggota dan masyarakat sekitar. Koperasi menjadi wadah usaha bersama yang memperkuat solidaritas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Dalam mempercepat implementasi program ini, Menkop mengajak pemerintah daerah untuk aktif mengidentifikasi potensi unggulan di wilayah masing-masing. Potensi tersebut kemudian diintegrasikan menjadi kekuatan utama Kopdes Merah Putih. Kementerian Koperasi menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan penuh, baik melalui pendampingan manajerial, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun akses pembiayaan yang berkelanjutan.

Ferry menegaskan bahwa desa harus menjadi produsen, bukan sekadar konsumen. Produk-produk berbasis sumber daya lokal akan dipasarkan melalui gerai Kopdes Merah Putih, sehingga masyarakat desa memiliki akses langsung ke pasar. Selain itu, Kemenkop akan memfasilitasi pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi. Skema pembiayaan ini diharapkan mampu mendorong koperasi dan UMKM desa untuk naik kelas, memperluas usaha, serta menciptakan lapangan kerja baru.

Tidak hanya pembiayaan, pemerintah juga menyiapkan program inkubasi usaha agar produk-produk masyarakat desa dapat berkembang lebih cepat dan memiliki daya saing tinggi. Inkubasi ini mencakup peningkatan kualitas produk, pengemasan, pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital. Dengan pendekatan tersebut, Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi pusat inovasi ekonomi desa yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Program Koperasi Desa Merah Putih juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Melalui koperasi, keuntungan usaha tidak terkonsentrasi pada segelintir pihak, melainkan dibagi secara adil kepada anggota. Hal ini sejalan dengan semangat ekonomi gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia. Koperasi menjadi instrumen pemerataan ekonomi yang efektif, sekaligus memperkuat kohesi sosial di tingkat desa.

Ke depan, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat yang berdaulat dan berkeadilan. Dengan dukungan kebijakan yang konsisten, pendampingan yang berkelanjutan, serta partisipasi aktif masyarakat, koperasi desa akan menjadi jalan strategis menuju ekonomi rakyat yang berdaya. Dari desa untuk Indonesia, Kopdes Merah Putih menjadi wujud nyata bahwa pembangunan ekonomi yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan dimulai dari akar rumput.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih juga dipandang sebagai instrumen strategis untuk memperkuat ketahanan nasional dari sisi sosial dan ekonomi. Dengan ekonomi desa yang tumbuh kuat, stabilitas masyarakat akan semakin terjaga karena lapangan kerja tersedia di lingkungan sendiri dan arus urbanisasi dapat ditekan. Koperasi menjadi ruang pembelajaran bersama bagi masyarakat desa dalam mengelola usaha, keuangan, dan organisasi secara transparan serta akuntabel.

Melalui Kopdes Merah Putih, desa diarahkan menjadi pusat pertumbuhan baru yang saling terhubung satu sama lain, membentuk jejaring ekonomi rakyat yang kokoh dari Sabang sampai Merauke. Dengan semangat Merah Putih, koperasi desa diharapkan menjadi warisan kebijakan strategis yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan hari ini, tetapi juga menyiapkan fondasi ekonomi nasional yang adil, inklusif, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

*) Pemerhati Ekonomi

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Kami juga tidak suka iklan, kami hanya menampilkan iklan yang tidak menggangu. Terimakasih
m.jbmarugroup.com m.jbmarugroup.com ftp.archilab-doma.com m.primeblendind.com m.jawamotorcycles.cz m.laboratoriocelada.com.ar ftp.netbek.co.za manoa.education m.sulaeman.com api.micropasts.org m.daijiangtao.blog m.bellawoo.com multipath-tcp.com m.ayanacampbell.com m.balry.com ftp.epistemics.net ftp.akperhusada.ac.id ftp.atl.ac.id ftp.akbidds.ac.id ftp.aakt.ac.id m.inversion-engine.com whm.web.hariansilampari.co.id pop.centurio.net m.ftp.intech.edu.ar m.smoothieware.org id.oliveryang.net intro.vtaiwan.tw ftp.netbek.co.za m.sometext.com m.sontek.net m.laboratoriocelada.com.ar ftp.angleton.io www.pawseco.com.au www.shuffleprojekt.de upollo.ai praxis-estefania-lang.de id.improveffect.com pmb.akperhusada.ac.id m.akbidds.ac.id m.akperhusada.ac.id m.atl.ac.id m.aakt.ac.id akbidds.ac.id atl.ac.id aakt.ac.id akperhusada.ac.id cityofcalapan.gov.ph implementa.com.py fundaciontexo.org natsci.manoa.hawaii.edu microbiology.manoa.hawaii.edu biodiversity-reu.manoa.hawaii.edu swasthayurveda.lk rsud.sintang.go.id cmis.cro.moial.p3.gov.np cestanobre.com.br www.semanadafisica.unir.br www.bstwn.org www.akperhusada.ac.id www.tebadul.com www.imtacar.com digamus-award.de kulturtussi.de ankevonheyl.de heylshof.de herbergsmuetter.de prgc.edu.in jbmarugroup.com akbidpemkabbgoro.ac.id www.drzarirudwadia.com www.laparoscopyindia.com herniasocietyofindia.org muslimwriters.org mkausa.org www.quranfacts.com journal.hcsr.gov.sy sjcr.hcsr.gov.sy submit.hcsr.gov.sy icba-sucre.edu.bo dmsg-hessen.de qlu.ac.pa www.ryscontrol.com.ar www.expresobsastucuman.com.ar www.korrekturen.de www.99stationstreet.com/food/ www.99stationstreet.com/Menu_Dinner/ sazu.edu.ng www.arm.eng.br prgc.edu.inwww.nbcc.org.ngmarburg-biedenkopf.dmsg-hessen.depkm-tanjungpandan.belitung.go.idwww.perfinox.pt