Polemik Politik

Lawan Covid-19 Dengan Penerapan Nilai-nilai Pancasila


Oleh : Zakaria )*

Pandemi Covid-19 atau virus corona telah menjadi masalah global nan kompleks, tidak hanya dari sisi kesehatan, sisi ekonomi dan pendidikan pun terdampak oleh penyakit yang disebabkan oleh makhluk super mikroskopis ini. Masyarakat pun diimbau untuk tetap saling bergotong royong dan bersatu sesuai nilai-nilai luhur Pancasila.

Apalagi sebagian negara sempat melakukan lockdown demi memutus penyebaran Covid-19. Di Indonesia masih ada wilayah yang menerapkan PSBB meski ada sedikit kelonggaran.

Pemerintah pun menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi intensitas kegiatan di luar rumah untuk menegak angka korban yang terjangkit Covid-19.

Meski tengah dilanda krisis, kita tidak boleh lupa bahwa Indonesia masih memiliki ideologi Pancasila. Ideologi ini telah menjadi ruh kepribadian bangsa yang mengajak masyarakat dari sabang sampai merauke untuk bersatu dan bekerjasama.

Nilai-nilai luhur Pancasila sudah semestinya bisa diterapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Dalam menghadapi pandemi ini kita semua memiliki peran untuk berjuang mengurangi korban Covid-19. Bukan dengan terus menyalahkan pemerintah, namun minim aksi. Karena sejatinya implementasi dari Pancasila adalah menemukan solusi melalui kerjasama bangsa Indonesia.

Dasar negara yang tertuang dalam Pancasila telah menjadikan sila-sila yang ada di dalamnya menjadikannya sebagai ideologi terbaik untuk negeri ini.

Pancasila lahir dan digagas dari kesepakatan para tokoh negeri, baik tokoh nasionalis maupun tokoh agama. Kendati demikian masih saja ada oknum yang ingin menggerus Pancasila. Padahal negara seperti Pakistan dan Arab Saudi saja masih mencari ideologi yang ideal untuk negaranya. Sementara itu Pancasila telah memberikan fleksibilitas dan relevansi terhadap perkembangan zaman.

Pemahaman mendalam tentang nilai Pancasila tentu menjadi hal penting dalam upaya preventif agar masyarakat tanpa terkecuali tidak melanggar ketentuan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

Pemahaman nilai Pancasila tentu merupakan hal yang paling mendasar untuk mengontrol masyarakat tanpa perlu penegakan secara represif.

Setidaknya konsep cinta tanah air perlu diperdalam kepada masyarakat secara luas agar pemahaman Pancasila lebih kokoh di tengah kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, kedisipilan merupakan bagian yang terkandung dalam Pancasila untuk melindungi kepentingan bersama. Dalam situasi apapun, penanaman nilai Pancasila dan cinta tanah air akan mempermudah pemerintah untuk menghimbau masyarakat agar tetap bersatu terhadap hal yang mengancam kenegaraan.

Saat pandemi Covid-19, tentu penerapan sila pertama dalam pancsila bisa diterapkan dengan cara selalu berdoa dan memohon pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sila pertama ini tentu bisa menjadi pondasi yang kuat dalam diri manusia saat ini. Ketika virus corona menyerang, maka kita masih memiliki tempat untuk berdoa kepada sang pencipta.

Dalam sila kedua yakni kemanusiaan yang adil dan beradab, maka hal ini bisa diimplementasikan dalam bentuk perlakukan terhadap orang lain. Sila ini menekankan kepada kita untuk menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Dalam sila ketiga yakni Persatuan Indonesia, maka kita harus bisa memaknai dan mengimplementasikan bahwa virus corona ini tidak mengenal suku, ras maupun agama. semua orang bisa terkena virus yang mematikan ini. Sehingga walau kita berbeda dan beragam. Rasa persatuan harus tetap diwujudkan, kompak untuk mengenakan masker ketika diluar rumah misalnya, hal ini tentu saja mampu mengurangi resiko penularan Covid-19.

Dalam sila Keempat yang tertulis kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Sila ini menekankan akan sebuah kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah. Penerapan PSBB merupakan salah satu protokol yang harus dipatuhi.

Dalam sila Kelima yaki keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, memiliki makna bahwa Negara Indonesia harus adil dalam urusan kesejahteraan sosial bagi rakyatnya. Implementasi dalam sila terakhir ini tentu membutuhkan sinergitas yang baik antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.

Salah satu cara mengimplementasikan sila kelima ini adalah dengan cara menyalurkan bantuan dari pemerintah secara transparan dan jujur. Karena bantuan ini amatlah penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat.

Kelima sila dalam Pancasila ini tentu menjadi pondasi yang amat fundamental dalam setiap permasalahan bangsa. Nilai-nilai Pancasila sudah tentu tidak hanya menjadi naskah tekstual yang perlu dihahalkan, melainkan nafas yang terwujud dalam penerapan kehidupan sehari-hari.

)* Penulis adalah warganet tinggal di Bogor

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

Adblock Detected

Kami juga tidak suka iklan, kami hanya menampilkan iklan yang tidak menggangu. Terimakasih