Polemik Politik

Mendukung Vaksinasi Atlet Demi Kesuksesan PON XX Papua

Oleh : Alfred Jigibalom )*

Pemerintah terus bersinergi dalam menyukseskan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX di Papua. Salah satu upaya tersebut adalah dengan memberikan vaksin covid-19 terhadap atlet yang akan bertanding dalam ajang olah raga terbesar nasional itu.

Pada 26 Februari 2021 lalu, sejumlah 820 atlet mendapatkan vaksin, menurut Wakil Presiden Ma’ruf Amin, vaksinasi kepada atlet penting karena mereka akan mengikuti sejumlah pertandingan, baik domestik maupun global.

Ma’ruf Amin menyebutkan, hanya ada dua hal yang dapat membuat bendera merah putih berkibar di negara lain, yaitu saat kedatangan kepala negara, serta ketika ada atlet yang menjuarai sebuah pertandingan.

Atlet sendiri masuk ke dalam program vaksinasi tahap kedua, bersama dengan lansia dan pekerja layanan publik, seperti awak media, pekerja pariwisata maupun pedagang.

Dalam kesempatan konferensi virtual, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menjelaskan soal pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk para atlet. Ia mengatakan telah meminta sebanyak 5 ribu dosis vaksin Covid-19 untuk atlet nasional ke kementerian kesehatan.

Dalam kesempatan konferensi virtual, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menjelaskan terkait dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk para atlet. Ia mengatakan telah meminta sebanyak 5 ribu dosis vaksin Covid-19 untuk atlet nasional ke Kementerian Kesehatan.

Vaksinasi Covid-19 untuk atlet tahap pertama diutamakan untuk atlet yang sedang berada di Jakarta, mempersiapkan diri untuk bertanding.

Selanjutnya, Kemenpora juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan di daerah untuk vaksinasi Covid-19 kepada atlet yang sedang kembali di kota asalnya.

Pada kesempatan berbeda, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 bagi atlet diprioritaskan abgi mereka yang akan melakukan pertandingan di kancah internasional maupun dalam negeri.

Pernyataan ini disampaikan oleh Menkes Budi Sadikin ketika dirinya meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi para atlet, pelatih maupun tenaga pendukung di Istora Senayan.

Pada kesempatan tersebut, Budi bersama menteri pemuda dan olahraga Zainudin Amali, Menko PMK Muhadjir Effendy dan Gubernur DKI Anies Baswedan, mendampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin meninjau vaksinasi.

Budi menuturkan, vaksin virus coronya yang tersedia saat ini masih terbatas sehingga, prioritas utama masih ditujukan kepada tenaga kesehatan dan lansia.

Dirinya juga berharap, agar vaksinasi yang diberikan kepada para atlet, nantinya akan mendukung para atlet untuk dapat mengibarkan Bendera Merah Putih di Luar Negeri.

Pada kesempatana berbeda, sebanyak 620 atlet di Kota Tangerang, Banten menerima vaksin Covid-19 tahap kedua. Ratusan atlet/olahragawan yang mendapatkan vaksin ini nantinya akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten ke-6 yang berlokasi di Kota Tangerang pada 2022 nanti.

Salah satu atlet difabel dari cabang atletik nomor lempar cakram, Damiri mengaku senang bisa menjadi bagian dari vaksinasi tersebut.

Pada kesempatan berbeda, seluruh cabang olahraga lolos PON XX Papua di Kepri meminta agar pihaknya segera mendapatkan vaksinasi, mengingat beberapa daerah telah melakukan suntuk vaksin terhadap para atletnya.

Menyikapi hal ini, Wakil Sekretaris Umum KONI Kepri, Amri meminta agar para atlet untuk dapat bersabar.

Pihaknya telah berkoordinasi ke Pemerintah Provinsi Kepri terkait vaksinasi Covid-19 bagi seluruh atau atlet lolos PON.

Amri juga memahami, bahwa para atlet merasa jika persiapan mereka selama ini terhalang oleh Pandemi Covid-19. Ia juga mengatakan bahwa vaksinasi tidak bisa sekaligus, melainkan bergilir, intinya semua atlet akan mendapatkan vaksinasi, tinggal menunggu waktu.

Tidak menutup kemungkinan, KONI Kepri juga akan menyampaikan aspirasi para atlet lolos PON ini ke Gubernur terpilih, Ansar Ahmad.

Pasalnya, Pandemi Covid-19 ikut memberikan dampak cukup signifikan terhadap persiapan masing-masing cabang olahraga lolos PON.

Pada 22 Februari 2021 lalu, masing-masing pengurus cabor sudah memohon kepada KONI Kepri terkait vaksinasi atlet. Tinggal menunggu informasi lanjutan dari mereka.

Permohonan ini disampaikan dalam bentuk audiensi. Di mana, seluruh aspirasi masing-masing pengurus cabor telah diterima oleh KONI Kepri.

Vaksinasi kepada para atlet merupakan bentuk dukungan kepada atlet yang ingin berprestasi dan mengangkat harga diri bangsa di kancah nasional maupun internasional.

Pemerintah pusat dan pemerintah provinsi sudah sepatutnya memiliki concern terhadap para atlet yang sudah sejak lama aktifitasnya terganggu selama pandemi, sehingga nantinya pada atlet dapat berlaga dengan penampilan terbaiknya.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Solo

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button