Sosial Budaya

Mengapresiasi Kinerja Semua Pihak Dalam Asian Games

Oleh : Adri Lazurdi )*

 Pesta olah raga tersebesar se-Asia sebentar lagi akan berakhir. Namun publik masih dibuat takjub dengan pesta pembukaan Asian Games 2018. Kemeriahan pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno mendapatkan banyak apresiasi dari seluruh pihak, sebuah konsep persatuan dan bhineka tunggal ika dengan menampilkan kebudayaan Nasional yang beraneka ragam, menunjukan bahwa persiapan pembukaan Asian Games 2018 yang dilaksanakan oleh tim memang matang dan wajib diapresiasi.

Persiapan sudah dilakukan selama 4 Tahun untuk menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Sudah banyak persiapan yang dilakukan oleh Indonesia demi dapat menyambut para tamu dari manca negara dengan puas dan penuh dengan keramahan dan kenyamanan. Berbagai fasilitas juga dibangun demi memanjakan para atlet maupun suporter pada saat perhelatan Asian Games 2018.

Beberapa perwakilan dari negara tamu pun ikut mengapresiasi bagaimana persiapan yang sudah dilakukan oleh tuan rumah. Salah satunya adalah PM Korsel, Lee Nak-yeon yang mengatakan bahwa pembukaan Asian Games sangatlah inspiratif dan berhasil, Indonesia sebagai tuan rumah juga membawa rasa perdamaian dan persahabatan antara Korut dan Korsel.

Bukan hal mudah untuk dapat menyiapkan panggung megah dan acara spektakuler tersebut. Panggung tersebut disusun selama 3 bulan oleh tim kreatif dan latihan para pengisi acara dilakukan selama kurang-lebih 6 bulan sebelum acara pembukaan dimulai. Dan setelah selesai mereka harus segera membongkar panggung tersebut hanya dalam waktu 60 jam karena GBK akan digunakan sebagai venue pertandingan olahraga atletik dan lainnya.

Di dalam Asian Games ada 45 negara yang bersaing di 40 cabang olahraga dengan 462 nomor pertandingan yang akan dilaksanakan di beberapa kota besar Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Bogor, Bekasi dan Palembang. Jumlah ini merupakan yang terbesar kedua sepanjang sejarah Asian Games, hanya kurang 14 cabang olahraga dari yang digelar Guanzhou, China, pada 2010.

Banyak hal unik yang bisa menjadi perhatian khusus dan patut kita berbangga diri sebagai bangsa Indonesia. Beberapa hal tersebut akan menjadi penarik perhatian khusus bagi para wisatawan manca negara untuk datang ke Indonesia.

Asian Games 2018 merupakan gelaran Asian Games pertama yang diadakan di lebih dari satu kota. Dengan Jakarta yang akan mengakomodasi jumlah cabang olahraga terbanyak. Penyebaran lokasi kompetisi dilakukan guna mengurangi tekanan persiapan dalam empat tahun.

Ada pula gelaran Asian Games 2018 yang diadakan di bawah lokasi khatulistiwa hanya pernah dilaksanakan dua kali yaitu di New Delhi, India, pada 1951 dan Indonesia pada tahun 1962 dan 2018. Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia yang dua kali menggelar Asian Games di bawah garis khatulistiwa.

Salah satu ukuran kesuksesan Asian Games 2018 adalah terwujudkannya hubungan mesra antara Korea Utara dan Korea Selaran. Persatuan kedua negara tersebut terwujud seiring dengan membaiknya iklim politik di Semenanjung Korea. Sebelumnya Korea juga sudah pernah melakukan hal serupa, yaitu pada Olimpiade Musim Dingin tim Korea Bersatu bersaing pada cabang olah raga hoki es putri. Tim Korea juga akan diketahui menggunakan bendera yang sama pada saat Olimpiade Musim dingin yakni peta Semenanjung Korea berwarna biru di atas kain putih.

Untuk pertama kalinya juga dalam sejarah Asian Games, E-Sports akan tampil perdana di ajang multi cabang olahraga. Dimana tahun ini E-Sports akan dipertandingkan di Asian Games dalam kategori eksbisi. Dengan demikian, walau juaranya mendapat medali, hasilnya tidak akan berpengaruh pada perolehan medali negara sang atlet. Namun apabila pertandingan E-Sports mendapat respon positif, sejumlah laporan mengindikasikan bahwa OCA mempertimbangkan untuk memasukan E-Sports pada Asian Games berikutnya di China nanti pada 2022.

Selain E-Sports ada lima cabang unik lain yang dilombakan untuk pertama kalinya juga. Yang pertama adalah Bridge permainan kartu olah pikiran yang dimainkan dua tim yang terdiri dari dua orang, Kedua Jetski yaitu olahraga air ini akan dipertandingkan untuk pertama kalinya pada Asian Games Jakarta-Palembang.  Sebelumnya jetski pernah dilombakan pada Asian Beach Games 2008 di Bali. Ketiga Skateboarding yaitu olahraga urban yang dimulai sebagai hobi kaum muda ini telah berkembang menjadi olah raga yang diakui komunitas internasional. keempat pencak silat adalah bela diri khas Indonesia yang secara formal diakui sebagai bentuk olah raga pada 1948. Dan terkahir Paralayang adalah olahraga rekreasi yang akan dipertandingkan pertama kalinya pada Asian Games Jakarta-Palembang.

Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) membuat beragam terobosan, satu diantara aplikasi yang bisa diunduh secara gratis di App Store dan Play Store guna menjadi panduan selam Asian Games 2018. Aplikasi ini nantinya akan membeikan berbagai informasi tentang pesta olahraga antar negara di Asia. Aplikasi dengan nama 18th Asian Games 2018 Official App itu berukuran 45mb. Dalam kolom informasi tertulis ‘inilah aplikasi resmi Asian Games 2018 ke-18 yang akan memberikan anda informasi teraktual setiap saat’. Namun aplikasi ini terlihat belum banyak yang tahu terlihat dari jumlah download aplikasi yang baru mencapai 5 ribu kali dan ratingnya yang biasa saja 4,3.

Pembuatan aplikasi untuk para wisatawan tersebut sangatlah bermanfaat dan sangat disayangkan karena masih belum banyak yang memanfaatkannya. Aplikasi ini dibuat dengan sangat rinci dalam menjabarkan informasi, dengan di dalam deskboardnya ada 11 kolom yang terdiri dari Menu, Berita, Foto, Video, Hasil Pertandingan, Jenis Olahraga, Jadwal Pertandingan, Biodata Atlet, Sponsor, Tiket, dan Pengaturan. Namun sangat disayangkan karena aplikasi ini hanya dapat memuat bahasa Indonesia dan Inggris, Panitia Asian Games menanggapi jika aplikasi tersebut akan terus dilakukan pembaruan.

Asian Games 2018 bukan hanya sebuah ajang olahraga dan sekedar harus menjadi tuan rumah bagi para tamu dari manca negara bagi Indonesia. Ajang olahraga dalam skala besar tentu akan berdampak pada tuan rumahnya, baik dalam konteks olahraga maupun non-olahraga. Ketua Komite Penyelengaraan Asian Games 2018, Erick Thohir, menyakini ajang ini akan berdampak postif bagi infrastruktur, pariwisata, dan lapangan pkerjaan di Indonesia. Intinya, ekonomi Indonesia bakal terangkat oleh Asian Games. Di sisi lain, Indonesia akan lebih di kenal di mata dunia.

Asian Games merupakan ajang perhelatan olahraga Internasional yang istimewa bagi Indonesia, kesuksesan pembukaan Asian Games 2018 merupakan satu langkah kebanggaan dan kemajuan Indonesia di mata dunia, kesuksesan ini bukan merupakan kesuksesan seluruh masyarakat Indonesia dan kita patut untuk mempertahankan prestasi kita agar tercipta sebuah kondisi yang kondusif selama perhelatan Asian Games berlangsung. Momentum prestasi keberhasilan atlet-atlet kita di Asian Games akan mengantarkan mereka ke ajang pertandingan dunia, sehingga kita patut berbangga dan terus mendukung atlet-atlet Indonesia yang bertanding di Asian Games 2018 yang sebentar lagi akan berakhir.

 )* Penulis adalah Mahasiswi Universitas Lancang Kuning Pekanbaru

 

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close