Polemik Politik

OK OCE Mart Tutup, Hanura DKI: Sandiaga Gagal dan Tak Pernah Fokus

Jakarta, LSISI.ID –  Mantan Wagub DKI Sandiaga Uno mengamini adanya OK OCE Mart yang ditutup. Hanura DPRD DKI pun menilai Sandiaga gagal dalam menjalankan program OK OCE.

“Sangat gagal, karena Sandi tidak pernah serius orangnya. Dia tidak pernah fokus, kita paham banget. Lempar ya sudah, suruh orang jalanin,” kata Sekretaris Fraksi Hanura DPRD DKI Veri Yonnevil saat dihubungi detikcom, Minggu (2/9/2018).

Veri menyatakan program OK OCE awal kampanye Anies-Sandi akan dibantu permodalan, namun kenyataan tidak dibantu modal usaha. Padahal warga DKI berharap adanya bantuan modal yang dijanjikan Anies-Sandi.

“Begini, perencanaanya tidak matang, kemudian berbeda apa yang disampaikan saat kampanye. Jadi OK OCE akan dibantu permodalan, ya masyarakat berlomba-lomba. Kemudian ternyata tidak dibantu permodalan, kalau mau permodalan pinjam ke bank biasa,” ucap Veri.

Apabila OK OCE Mart meminta bantuan modal dari bank, menurut Veri, maka tidak bisa bersaing dengan minimarket lain. Sebab bantuan modal tersebut menguntukan pihak bank karena ada bunga pinjaman.

“Bank biasa keuntungan dari bunga, akibatnya ya OK OCE pinjam modal dari bank tidak bisa bersaing dengan yang lain, misalnya Alfa Mart dan Indomart, sehingga kasihan. Seharusnya menjadi perhatian yang menjanjikan lah. Dia sudah pinjam modal ke bank ternyata tidak seperti diharapkan,” jelas dia.

Selain itu, Veri menyakini bahwa ratusan OK OCE Mart sudah tutup karena tidak diberikan modal pinjaman yang dijanjikan Sandiaga. Sebaliknya, disebut Veri Sandiaga malah menjanjikan umrah bukan modal pinjaman.

“Buktinya kan ratus OK OCE mungkin beberapa sudah tutup, kita tunggu yang lain mati saja. Kalau tidak secepat mungkin yang menjanjikan ini suntikan modal. Nah OK OCE malah dijanjikan umrah kan lucu, orang OK OCE dagang butuh modal bukan umrah. Mungkin keuntungan dia itu bisa sisihkan untuk umrah,” jelas Veri.

Penutupan beberapa OK OCE Mart disebut Sandiaga wajar dalam berbisnis, namun Veri membantahnya. Menurutnya, Sandiaga harus bertanggung jawab terhadap OK OCE yang ditutup.

“Ya itu bukan jalan keluar tapi tidak bertanggungjawab, enak saja bilang wajar bangkrut namanya juga bisnis. Itu bukan bahasa seorang penanggung jawab berarti itu pengelolaan bisnis ada yang salah atau sosialisasi materi salah kepada orang, artinya saya akan revisi materi OK OCE, nah itu pemimpin,” tutur dia.

Diketahui, program OK OCE merupakan kependekan dari One Kecamatan One Center of Entrepreneurship, yang merupakan salah satu program yang digalang Sandiaga saat berpasangan dengan Anies Baswedan di Pemprov DKI. Kini Sandiaga sudah bukan Wakil Gubernur DKI lantaran maju sebagai calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto.

 

Sumber Detik.com

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close