Polemik Politik

Pemerintah Kawal Transisi Lulusan ke Dunia Profesional Lewat Program Magang Nasional

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*

Transisi dari bangku pendidikan ke dunia kerja kerap menjadi fase paling menentukan bagi lulusan perguruan tinggi. Tanpa pengalaman kerja yang memadai, banyak lulusan menghadapi kesenjangan antara kompetensi akademik dan kebutuhan nyata industri.

Situasi tersebut mendorong negara untuk hadir lebih aktif dalam mengawal masa peralihan generasi muda menuju dunia profesional. Salah satu langkah strategis yang terus diperkuat adalah melalui Program Magang Nasional sebagai jembatan awal memasuki dunia kerja.

Program Magang Nasional kembali ditegaskan sebagai instrumen penting negara dalam mengawal transisi lulusan pendidikan menuju dunia profesional. Komitmen itu tercermin dari kunjungan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli ke lokasi pelaksanaan program magang, sebagai bentuk perhatian langsung pemerintah terhadap kesiapan tenaga kerja muda.

Langkah tersebut menunjukkan keseriusan negara memastikan lulusan perguruan tinggi tidak berhenti pada ijazah semata, tetapi memiliki pengalaman kerja yang relevan. Melalui Program Magang Nasional, pemerintah berupaya menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Ditegaskan oleh Teddy bahwa peserta Magang Nasional 2025 akan mendapatkan banyak manfaat dari program tersebut. Salah satunya, adalah pengalaman dan keterampilan kerja, sekaligus pembimbingan serta pelatihan langsung dari mentor di perusahaan mitra.

Dalam program tersebut, pemerintah juga memastikan bahwa keringat yang dikeluarkan peserta magang terbayar secara layak. Peserta memperoleh uang saku atau gaji yang disesuaikan dengan Upah Minimum Kota/Kabupaten di lokasi magang, sekaligus kesempatan membangun rekam jejak profesional di perusahaan nasional.

Teddy mengutarakan bahwa program magang dirancang untuk menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri. 

Selain itu, Teddy juga menyampaikan, pengalaman magang di perusahaan nasional akan menjadi bekal saat peserta lulus kuliah dan terjun langsung sebagai pekerja profesional. Contohnya di Paragon, ada lebih dari 175 peserta Magang Nasional dari Kemenaker yang sudah bekerja selama dua bulan. 

Testimoni dari pimpinan Paragon sendiri cukup memuaskan, para peserta magang dinilai sangat cepat beradaptasi, memiliki inovasi kreaktif sesuai perkembangan zaman dan berperan dalam meningkatkan produktivitas sekaligus permintaan pelanggan. 

Dengan adanya program ini, para lulusan baru atau freshgraduate dapat berlomba meraih pekerjaan awal. Perusahaan-perusahaan juga memperoleh manfaat dengan mendapat pegawai magang yang dibiayai oleh pemerintah. 

Program magang ini menjadi ruang belajar nyata bagi peserta untuk mengenal budaya kerja profesional sejak dini. Mereka tidak hanya berlatih secara teknis, tetapi juga dibiasakan dengan etika kerja, disiplin waktu, dan pola komunikasi di lingkungan industri.

Kehadiran mentor dari perusahaan mitra turut memperkuat kualitas pembelajaran peserta. Pendampingan langsung tersebut membuat proses magang tidak sekadar formalitas, melainkan benar-benar menjadi proses pembentukan kompetensi.

Pemerintah memandang pentingnya pengalaman kerja awal sebagai bekal utama lulusan perguruan tinggi. Dengan pengalaman tersebut, peserta magang memiliki keunggulan saat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha pun menjadi kunci keberhasilan program ini. Dunia industri mendapatkan tenaga muda yang adaptif, sementara negara memastikan proses penyiapan SDM berjalan lebih terarah.

Program Magang Nasional 2025 diikuti oleh 100.000 peserta. Kemudian di 2026 ini, pemerintah kembali membuka kesempatan magang untuk jumlah peserta yang sama dan akan dibuka pada pertengahan tahun. Hal itu ditegaskan oleh Menaker Yassierli di kesempatan yang sama dengan Seskab Teddy.

Yassierli mengatakan, program pemagangan menjadi instrument penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing untuk jangka panjang. Lebih lanjut ia berharap agar kesempatan lulusan perguruan tinggi untuk mengikuti program magang semakin luas seiring dengan bertambahnya mitra penyelenggara. 

Keberlanjutan Program Magang Nasional menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyiapkan generasi kerja masa depan. Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak bisa ditunda.

Melalui pendekatan kolaboratif, program magang menjadi jembatan antara ruang akademik dan kebutuhan dunia profesional. Lulusan tidak lagi dilepas tanpa arah, tetapi dikawal sejak masa transisi.

Langkah ini juga memperlihatkan peran aktif negara dalam menekan pengangguran terdidik. Dengan pengalaman kerja yang relevan, lulusan memiliki peluang lebih besar untuk terserap di pasar tenaga kerja.

Ke depan, Program Magang Nasional diharapkan terus diperluas dan diperkuat. Dengan demikian, transisi lulusan ke dunia profesional tidak lagi menjadi tantangan, melainkan peluang untuk membangun tenaga kerja Indonesia yang kompeten dan berdaya saing. Selain itu, program magang diharapkan menjadi pintu masuk lahirnya generasi tenaga kerja Indonesia yang terampil, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

)* Pemerhati isu sosial-ekonomi

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Kami juga tidak suka iklan, kami hanya menampilkan iklan yang tidak menggangu. Terimakasih
m.jbmarugroup.com m.jbmarugroup.com ftp.archilab-doma.com m.primeblendind.com m.jawamotorcycles.cz m.laboratoriocelada.com.ar ftp.netbek.co.za manoa.education m.sulaeman.com api.micropasts.org m.daijiangtao.blog m.bellawoo.com multipath-tcp.com m.ayanacampbell.com m.balry.com ftp.epistemics.net ftp.akperhusada.ac.id ftp.atl.ac.id ftp.akbidds.ac.id ftp.aakt.ac.id m.inversion-engine.com whm.web.hariansilampari.co.id pop.centurio.net m.ftp.intech.edu.ar m.smoothieware.org id.oliveryang.net intro.vtaiwan.tw ftp.netbek.co.za m.sometext.com m.sontek.net m.laboratoriocelada.com.ar ftp.angleton.io www.pawseco.com.au www.shuffleprojekt.de upollo.ai praxis-estefania-lang.de id.improveffect.com pmb.akperhusada.ac.id m.akbidds.ac.id m.akperhusada.ac.id m.atl.ac.id m.aakt.ac.id akbidds.ac.id atl.ac.id aakt.ac.id akperhusada.ac.id cityofcalapan.gov.ph implementa.com.py fundaciontexo.org natsci.manoa.hawaii.edu microbiology.manoa.hawaii.edu biodiversity-reu.manoa.hawaii.edu swasthayurveda.lk rsud.sintang.go.id cmis.cro.moial.p3.gov.np cestanobre.com.br www.semanadafisica.unir.br www.bstwn.org www.akperhusada.ac.id www.tebadul.com www.imtacar.com digamus-award.de kulturtussi.de ankevonheyl.de heylshof.de herbergsmuetter.de prgc.edu.in jbmarugroup.com akbidpemkabbgoro.ac.id www.drzarirudwadia.com www.laparoscopyindia.com herniasocietyofindia.org muslimwriters.org mkausa.org www.quranfacts.com journal.hcsr.gov.sy sjcr.hcsr.gov.sy submit.hcsr.gov.sy icba-sucre.edu.bo dmsg-hessen.de qlu.ac.pa www.ryscontrol.com.ar www.expresobsastucuman.com.ar www.korrekturen.de www.99stationstreet.com/food/ www.99stationstreet.com/Menu_Dinner/ sazu.edu.ng www.arm.eng.br prgc.edu.inwww.nbcc.org.ngmarburg-biedenkopf.dmsg-hessen.depkm-tanjungpandan.belitung.go.idwww.perfinox.pt