Pusat dan Daerah Perkuat Koordinasi Hadapi Potensi Kekeringan akibat El Nino
Jakarta – Pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah guna mengantisipasi potensi kekeringan yang diperkirakan meningkat seiring fenomena El Nino yang bertepatan dengan musim kemarau.
Sinergi lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah menjadi langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan, ketersediaan air bersih, dan meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan seluruh kepala daerah telah diinstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui koordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dinas pertanian, dinas pengairan, serta seluruh pemangku kepentingan di daerah.
“Pemerintah daerah perlu segera memperkuat mitigasi sesuai tingkat kerawanan wilayah masing-masing. Koordinasi yang baik akan memastikan langkah antisipasi terhadap kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta gangguan sektor pertanian dapat dilakukan lebih cepat, terukur, dan efektif,” ujar Tito Karnavian.
Senada dengan itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani menjelaskan bahwa kesiapsiagaan lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi dampak El Nino.
Menurutnya, pemanfaatan informasi iklim secara optimal dapat membantu pemerintah pusat maupun daerah menyusun langkah adaptasi yang tepat, mulai dari pengelolaan sumber daya air hingga penyesuaian pola tanam.
“Risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, kualitas udara, hingga kesehatan masyarakat perlu diantisipasi sejak dini melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan koordinasi lintas sektor yang kuat, Indonesia akan semakin tangguh menghadapi fenomena iklim ini,” kata Teuku Faisal Fathani.
Pemerintah juga terus memperkuat sistem peringatan dini, memperluas diseminasi informasi cuaca dan iklim, serta mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan sektor pertanian. Berbagai langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah selama periode musim kemarau.
Kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BMKG, BNPB, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ketangguhan nasional menghadapi tantangan iklim.
Dengan kesiapsiagaan yang semakin baik, Indonesia optimistis mampu meminimalkan dampak El Nino sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.